Sabtu, 29 Januari 2011

Sumbang Koin untuk Presiden



Aksi peduli gaji Presiden masih bergulir. Dan masyarakat cukup merespons dengan baik. Dalam acara yang diadakan Lingkar Studi Mahasiswa di bundaran Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Ahad (30/1) pagi, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa yang sedang berolahraga ikut menyumbang.

Acara digelar untuk menyumbang gaji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang selama tujuh tahun tidak naik. Kebetulan acara berbarengan dengan hari bebas kendaraan, sehingga banyak yang menyumbang. Sebagian masyarakat menilai gaji Presiden tak perlu naik. Sebab semua fasilitas hidup terpenuhi.

Rencananya setelah terkumpul dari berbagai daerah, koin peduli Presiden ini akan diserahkan langsung kepada Presiden.

Kamis, 02 Desember 2010

Ujian Produktif Kelas XII-Garmen

Suasana saat pelaksanaan ujian membuat kemej, mulai dari Marker, cutting, Sewing sampai membuat kemasan.

  


 

 


Komisi Eropa Selidiki Mesin Pencari Google



Komisi Eropa kini sedang melakukan sebuah penyelidikan ke perusahaan mesin pencari Google, setelah beberapa mesin pencari lainnya mengeluhkan penyalahgunaan posisi dominannya itu dengan menurunkan peringkat perusahaan pesaingnya dalam hasil pencarian Google.

Kantor berita BBC, Rabu (1/12) melansir, penyelidikan ini dilakukan setelah situs perbandingan harga Inggris Foundem dan mesin pencari masalah hukum Prancis ejustice.fr mengajukan keluhan resmi. Google membantah tuduhan itu, namun pihaknya akan bekerja sama dengan Komisi Eropa untuk menangani berbagai keresahan yang timbul.

Sebelumnya, jaksa agung di negara bagian Texas, AS, meluncurkan penyelidikan serupa setelah sejumlah perusahaan, termasuk Foundem, mengajukan keluhan yang sama. Keluhan di kedua kasus penyelidikan ini adalah dari perusahaan-perusahaan saingan Google yang menuding Google memanipulasi hasil pencarian.

“Komisi Eropa telah memutuskan untuk membuka penyelidikan antimonopoli terhadap tuduhan bahwa Google menyalahgunakan posisinya yang dominan dalam pencarian online,” kata komisi itu.

“Sejak awal google bekerja keras melakukan hal yang benar bagi pengguna kami dan bagi industri ini. Tetapi selalu ada tempat untuk perbaikan, jadi kami akan bekerja sama dengan komisi untuk menangani masalah ini,” demikian pernyataan tertulis Google.

Indonesia Berpotensi Bangun 30 Reaktor Nuklir



Indonesia berpotensi membangun 30 lebih reaktor nulir. Soalnya, negeri ini didukung faktor geologi dan bahan baku yang memadai. Potensi ini disampaikan Staf Ahli Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Dr Wawan Purwanto di Pangkalpinang, baru-baru ini.

"Setiap provinsi di Indonesia mimiliki potensi untuk dibangun reaktor nuklir karena bahan bakunya banyak dan secara geologi cukup mendukung," kata Wawan.

Wawan menjelaskan, saat ini baru terdapat tiga reaktor nuklir di Indonesia, yaitu di Serpong, Yogyakarta, dan Bandung dengan daya sekitar 90 megawatt. "Satu reaktor memiliki kekuatan daya 30 megawatt untuk pertanian dan kesehatan. Sementara untuk nuklir bisa mencapai 10 ribu megawatt untuk satu reaktor," tambah Wawan.

Menurut Wawan, Korea saja yang luas negaranya hanya sepertiga Pulau Jawa bisa memiliki 20 reaktor nuklir. Sedangkan Cina sudah membangun 30 reaktor. "Sementara Indonesia baru punya tiga reaktor dengan skala kecil. Padahal setiap provinsi memungkinkan untuk dibangun reaktor nuklir," ujarnya.

Wawan menambahkan, energi tenaga nuklir sangat murah dan tidak rawan pencemaran. Untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), cukup menyediakan areal seluas 25 hektare.

"Babel (Bangka Belitung) sudah ditetapkan tempat PLTN di Kabupaten Bangka Barat. Provinsi ini akan lebih cepat maju jika PLTN berhasil dibangun," ujarnya.

Menurut Wawan, pro-kontra terhadap pembangunan PLTN dan adanya ketakutan masyarakat karena ketidaktahuan tentang pentingnya energi ini. "Kalau PLN sudah mendukung sepenuhnya karena yang mengelolanya PLN dan tentu mereka profesional," ujarnya.

Sampai saat ini, pihaknya terus mendorong pemerintah untuk membangun PLTN. "Di negara-negara maju sudah mengembangkan nuklir ini karena sangat penting dan lebih murah dibanding energi lain," kata Wawan.

Ada Wayang Golek Presiden Obama

 Jika Anda berlibur ke Ubud, Gianyar, Bali, sempatkan diri mampir ke rumah topeng dan wayang. Rumah ini menyimpan ribuan koleksi kekayaan budaya dari berbagai daerah serta negara. Menurut Agus Prayitno, pengelola rumah topeng dan wayang, pembentukan rumah ini berawal dari keprihatinan dari karya-karya topeng dan patung. "Topeng itu mempunyai kesan-kesan kemanusiaan yang sangat mendalam," kata Agus yang merintis rumah topeng dan wayang ini bersama Hadi Sunyoto sejak 12 tahun lalu.

Agus mengatakan, saat ini koleksi patung ada sekitar 1.217. Sedangkan wayang ada sekitar 4.000-an. Salah satu koleksi rumah ini wayang golek Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Wayang golek Presiden Obama ini sangat diminati pengunjung. Menurut Agus, koleksi rumah ini berasal dari sembilan daerah di Indonesia dan lima negara Asia, seperti dari Kamboja dan Cina.

Selain bisa melihat ribuan rupa wayang golek yang indah dan menarik, di sini, pengunjung juga bisa belajar bagaimana caranya membuat topeng.